SLUK BLUK OTO - Di tengah pesatnya perkembangan industri kendaraan listrik, GAC Indonesia mengungkap fondasi teknologi global yang menjadi kekuatan di balik mobil listrik GAC AION
Bagi GAC Group, inovasi merupakan proses menyeluruh yang mencakup pengembangan teknologi, desain, proses manufaktur, hingga pengujian kualitas
Komitmen tersebut tercermin melalui investasi R&D yang terus meningkat, di mana sepanjang 2025, GAC mengalokasikan RMB 7,71 miliar atau sekitar 7,98% dari total pendapatan untuk memperkuat pengembangan teknologi kendaraan energi baru (NEV)
Investasi ini mendukung teknologi masa depan seperti all-solid-state lithium battery, L3 conditional autonomous driving, hingga GOVY AirJet
Ekosistem ini melahirkan teknologi inti seperti AEP (AION Electric Platform), Magazine Battery, ADIGO Intelligent System, ADIMOTION Hybrid Technology, dan X-SOUL Safety Architecture yang turut diterapkan pada produk di Indonesia
Hingga Mei 2026, GAC Group membukukan penjualan kumulatif lebih dari 628.200 unit secara global, sementara GAC AION mencatatkan penjualan 144.100 unit atau tumbuh 62,28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
Menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis, GAC menerapkan strategi "In Local, For Local" dan pendekatan One GAC untuk menyesuaikan teknologi global dengan kebutuhan lokal
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan bahwa seluruh kapabilitas engineering dan inovasi ini dihadirkan agar masyarakat Indonesia yakin dalam memilih kendaraan yang telah dipercaya oleh jutaan konsumen dunia
