SLUK BLUK OTO - Ajang pameran otomotif Gaikindo
Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi saksi langkah strategis
produsen otomotif asal Tiongkok, Beijing Automobile Works (BAW), untuk resmi
menginjakkan kakinya di pasar tanah air.
Berada di bawah naungan PT BAW
Automobile Trading Indonesia, pabrikan yang telah berdiri sejak tahun 1951 ini
tidak ragu memboyong lima model kendaraan sekaligus.
Langkah ekspansi BAW ke Indonesia
memiliki arti penting bagi jangkauan bisnis perusahaan di tingkat regional.
Indonesia ditunjuk sebagai basis utama pengembangan bisnis sekaligus pintu
gerbang awal bagi BAW untuk merambah pasar kendaraan kemudi kanan di kawasan
Asia Tenggara.
Punya Lini SUV dan MPV untuk Keluarga dan Penjelajah
Dalam kategori kendaraan penumpang,
BAW menghadirkan tiga model unggulan yang menyasar kebutuhan segmen berbeda.
Bagi konsumen keluarga yang
menginginkan kenyamanan ekstra, BAW meluncurkan M8 yang hadir sebagai kendaraan
Multi-Purpose Vehicle (MPV) listrik premium.
Mobil ini mengedepankan ruang kabin
yang lapang serta desain luar yang elegan. Sistem penggerak berbasis listrik
pada M8 dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang senyap, halus, dan
hemat energi sepanjang perjalanan.
Sementara itu, untuk para penggemar
kegiatan luar ruang dan perjalanan medan berat, BAW memperkenalkan SUV T01.
Kendaraan penjelajah ini tetap
mengusung konstruksi sasis ladder frame atau body-on-frame yang
tangguh.
Ketangguhan T01 di area ekstrem
didukung oleh penerapan sistem suspensi five-link solid axle pada roda
depan maupun belakang, sehingga mampu menjaga stabilitas dan ketahanan fisik
mobil secara optimal.
Melengkapi lini SUV, hadir pula BAW
X03 yang diposisikan sebagai SUV multifungsi serbaguna. Model ini menggabungkan
fleksibilitas kenyamanan harian di wilayah perkotaan dengan keandalan melintasi
berbagai kondisi jalan saat aktivitas akhir pekan.
Ada Juga Lini Mobil Listrik Perkotaan dan Kendaraan Niaga
Guna menjawab tantangan emisi dan
efisiensi mobilitas masa kini, BAW turut membawa dua model bertenaga listrik
yang berorientasi pada fungsi spesifik.
Model pertama adalah BAW D5, sebuah
kendaraan listrik ringkas (City EV) yang ditujukan bagi pengguna
perkotaan dan generasi muda.
Ukurannya yang kompak membuat mobil
ini lincah bermanuver di tengah kemacetan kota serta mudah saat diparkir,
sekaligus menawarkan kepraktisan operasional berkat sistem daya listrik yang
bebas emisi.
Pada sektor bisnis dan logistik, BAW
mengandalkan T10 Pro, sebuah kendaraan pikap bermesin listrik.
Mobil niaga ini dirancang khusus
untuk mendukung produktivitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM), jasa kurir, hingga angkutan barang ringan.
Dengan mengandalkan bak angkut yang
fungsional dan biaya pengoperasian yang lebih ekonomis dibandingkan kendaraan
berbahan bakar fosil, T10 Pro diharapkan mampu menjadi mitra usaha yang efisien
bagi para pelaku bisnis di Indonesia.

.jpg)
.jpg)
.jpg)