SLUK BLUK OTO - Pabrikan otomotif asal Jepang,
Daihatsu, kembali memberikan penyegaran pada lini kei car andalannya,
Mira e:S, untuk pasar domestik Jepang.
Peluncuran generasi terbaru ini
berfokus pada dua peningkatan mendasar, yakni optimalisasi efisiensi konsumsi
bahan bakar serta penyempurnaan sistem keselamatan aktif.
Langkah tersebut diambil sebagai
respons atas tren mobil perkotaan yang semakin efisien sekaligus pemenuhan
regulasi keselamatan berkendara di Jepang.
Dari sektor performa, Daihatsu Mira
e:S mengusung mesin bensin tiga silinder berkapasitas 660 cc tanpa turbocharger
yang dipadukan dengan transmisi otomatis CVT.
Meski mengandalkan mesin mungil
bertenaga sekitar 48 hp dan torsi 57 Nm, optimalisasi sistem pembakaran membuat
varian penggerak roda depan (Front-Wheel Drive/FWD) kini mampu
mencatatkan efisiensi BBM hingga 27 km per liter.
Lonjakan efisiensi sekitar 8 persen
ini menjadikan Mira e:S sebagai salah satu pilihan kendaraan harian yang paling
hemat di kelasnya.
Selain FWD, Daihatsu juga tetap
menawarkan opsi penggerak empat roda (4WD) bagi konsumen yang membutuhkan
traksi tambahan di berbagai kondisi jalan.
Peningkatan signifikan juga terletak
pada teknologi keselamatan yang dinaungi oleh paket Smart Assist mutakhir.
Sistem fitur pengereman otomatis
kini mendapat pembaruan fungsional sehingga sanggup mendeteksi keberadaan
pesepeda, pejalan kaki di malam hari, hingga kendaraan dari arah berlawanan
saat mobil sedang berbelok di persimpangan.
Kemampuan operasional fitur deteksi
pejalan kaki malam hari ditingkatkan dari batas kecepatan 60 km/jam menjadi 80
km/jam.
Tidak hanya itu, fitur pencegah
salah menginjak pedal (active brake control) pada area depan dan
belakang ditingkatkan guna meminimalkan risiko benturan pada kecepatan rendah
saat parkir.
Pada sisi interior dan kenyamanan,
varian kelas atas telah dilengkapi kelengkapan modern seperti keyless entry,
tombol start-stop, pemanas jok, penyejuk udara (AC) otomatis, serta
lampu utama berteknologi LED.
Daihatsu Mira e:S terbaru ini
dipasarkan mulai dari harga 1.096.700 yen atau sekitar Rp 120 jutaan untuk
varian dasar FWD, hingga kisaran 1.507.000 yen atau setara Rp 167 jutaan untuk
varian tertinggi berteknologi 4WD.
Kombinasi harga terjangkau,
kepraktisan tinggi, efisiensi BBM luar biasa, dan jaminan keselamatan mumpuni
memperkuat posisi mobil mungil ini di pasar perkotaan.

.jpg)