SLUK BLUK OTO - Farizon New Energy Commercial Vehicle Group,
anak perusahaan dari Geely Holding Group, secara resmi menandai langkah
krusialnya di pasar otomotif Tanah Air dengan merakit kendaraan komersial
berbasis listrik.
Momen bersejarah ini ditandai oleh keluarnya unit pertama kendaraan niaga listrik, Farizon V8E, dari lini produksi fasilitas knock-down (KD) yang bertempat di Purwakarta, Jawa Barat.
Inisiatif
strategis ini terwujud berkat kemitraan erat antara Farizon dengan perusahaan
manufaktur lokal, PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Proyek fasilitas perakitan lokal ini memegang
peranan pivotal bagi Farizon karena tercatat sebagai pabrik CKD pertama milik
perusahaan yang beroperasi di luar China.
Langkah tersebut menegaskan komitmen jangka
panjang Farizon untuk memperkuat strategi lokalisasi di Indonesia, yang tidak
sekadar berfokus pada ranah penjualan unit, melainkan mencakup pembangunan
ekosistem industri terpadu mulai dari proses manufaktur, penguatan rantai pasok
lokal, hingga pemenuhan layanan purna jual yang menyeluruh.
Farizon V8E Cargo Van hadir sebagai model
perdana berstatus completely knocked down (CKD) yang menyasar
sektor-sektor produktif seperti logistik, transportasi, jasa distribusi dalam
kota, hingga kebutuhan pelayanan publik.
Mobil niaga listrik ramah lingkungan ini
ditawarkan kepada konsumen Indonesia dengan harga Rp425 juta on-the-road.
Kehadiran Farizon V8E diproyeksikan dapat
menjawab kebutuhan para pelaku usaha terhadap armada operasional yang efisien,
bebas emisi, dan berbiaya operasional kompetitif.
Manajemen Farizon menegaskan bahwa peresmian
produksi V8E bukanlah titik akhir, melainkan awal baru dalam penguatan
operasional di Indonesia dan kawasan regional.
Bekerja sama dengan Arista Group sebagai mitra
bisnis domestik, Farizon memproyeksikan fasilitas produksi di Purwakarta ini
untuk berkembang menjadi basis strategis pengembangan jaringan bisnis dan
ekosistem transportasi komersial energi baru ke seluruh wilayah ASEAN.
Keberadaan pabrik perakitan ini diharapkan
mampu mendongkrak industri manufaktur otomotif nasional sekaligus mendukung
akselerasi transisi menuju era mobilitas bersih berkelanjutan di Indonesia.
