BMW Seri 3 Berganti Generasi, Kini Adopsi Desain Neue Klasse

SLUK BLUK OTO - BMW akhirnya secara resmi meluncurkan generasi terbaru dari sedan ikoniknya, yakni Seri 3 dengan kode bodi G50.

Generasi anyar ini membawa penyegaran yang terbilang sangat signifikan karena mengadopsi bahasa desain ala Neue Klasse seperti model i3, namun tetap mempertahankan karakter khas mobil ber-DNA internal combustion engine (ICE).

Sentuhan futuristik terpancar kuat pada area fasia depan melalui kisi-kisi radiator double kidney grille lebar yang menyatu secara mulus dengan jajaran lampu utama.

Proporsi eksteriornya semakin menawan berkat kap mesin yang dibuat lebih panjang dan ceper, dipadukan dengan lubang udara bumper bawah yang lebih besar untuk mengoptimalkan sistem pendinginan mesin bensin.

Ciri khas lekukan Hofmeister kink pada area kaca samping tetap dipertahankan guna menjaga identitas Seri 3. Sementara itu, untuk varian berperforma lebih tinggi seperti M350 xDrive, tampilannya dipertegas dengan aksen spion hitam, diffuser tegas, serta quad tailpipes di area belakang.

Meskipun secara basis Seri 3 G50 masih memanfaatkan platform CLAR dari generasi pendahulunya, BMW telah memberikan sederet pembaruan struktural dan penguatan rangka agar lebih optimal dalam mengakomodasi teknologi elektrifikasi.

Transformasi paling dramatis justru terasa di dalam kabin melalui rombongan interior bergaya Neue Klasse yang sepenuhnya baru.

Pengemudi disuguhi layar melengkung Curved Display berukuran 17,9 inci yang terintegrasi dengan sistem Panoramic iDrive, setir berdesain Anyar berteknologi touchpad controller, serta opsi Head-Up Display dengan tampilan 3D.

Kombinasi material kain berkualitas dan pencahayaan kabin baru semakin memperkuat nuansa modern ala mobil konsep.

Di sektor dapur pacu, BMW menghadirkan tiga pilihan varian utama, yaitu 330, 330 xDrive, dan M340 xDrive. Varian 330 dan 330 xDrive mengandalkan mesin berkapasitas 2.000 cc 4-silinder Turbo yang mampu memuntahkan tenaga 255 HP serta torsi puncak 400 Nm, dengan bantuan sistem Mild Hybrid 48 volt yang sanggup menuntaskan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 5,9 detik.

Sementara varian tertinggi M340 xDrive mengusung mesin 3.000 cc 6-silinder segaris Twin Turbo berteknologi Mild Hybrid yang menghasilkan daya sebesar 437 HP dan torsi melimpah 580 Nm, sehingga mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3,9 detik.

Menariknya, varian dengan sistem penggerak seluruh roda (AWD/xDrive) dibekali fitur canggih "Drift Moment" yang memungkinkan karakter penggerak diubah secara instan menjadi penggerak roda belakang (RWD), di mana fitur ini rencananya akan dirilis via pembaruan perangkat lunak pada tahun depan.

BMW Seri 3 generasi G50 ini dijadwalkan mulai dipasarkan secara resmi pada tahun mendatang, dengan tahap awal menyasar pasar Eropa serta Amerika Utara sebelum akhirnya didistribusikan secara global ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia.

 

Lebih baru Lebih lama