SLUK BLUK OTO - Kepercayaan masyarakat Indonesia
terhadap kendaraan energi baru (NEV) terus menunjukkan tren positif, ditandai
dengan peningkatan total penjualan nasional yang melebihi 110 ribu unit
sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Momentum pertumbuhan ini
dimanfaatkan secara optimal oleh BYD Indonesia yang berhasil menguasai sekitar
37% pangsa pasar NEV nasional melalui capaian wholesales lebih dari 40.600 unit
pada periode tersebut.
Capaian gemilang produsen otomotif
ini didorong oleh kuatnya performa penjualan dua model utamanya, yaitu BYD Atto
1 dan BYD M6 DM di segmen masing-masing.
BYD Atto 1 mengukuhkan posisinya
sebagai penggerak utama pasar setelah membukukan wholesales sebanyak 5.560 unit
pada Agustus 2026. Angka tersebut melonjak 31% dibandingkan bulan sebelumnya
dan menjadikannya sebagai mobil dengan penjualan tertinggi secara nasional
untuk seluruh kategori kendaraan.
Kepopuleran Atto 1 turut mendominasi
segmen Low & LCGC Hatchback dengan raihan pangsa pasar mencapai 44%.
Kehadiran model ini membuktikan bahwa konsumen kian terbuka terhadap penggunaan
kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang praktis dan efisien untuk
mobilitas harian.
Di sisi lain, segmen Plug-in Hybrid
Electric Vehicle (PHEV) atau Dual Mode (DM) juga mencatatkan lonjakan
signifikan. BYD M6 DM yang diluncurkan pada Mei 2026 tampil memimpin pasar
dengan berkontribusi sebesar 47% di segmen PHEV nasional sepanjang semester
pertama 2026.
Kendaraan keluarga ini membukukan
penjualan kumulatif melebihi 4.400 unit hingga Agustus 2026, serta terus
mendominasi segmen DM selama tiga bulan berturut-turut dengan pangsa pasar
mencapai 69%. Pada Agustus 2026 saja, volume penjualan M6 DM mampu tumbuh
hingga 34% dibanding bulan sebelumnya.
Keberhasilan penyerapan pasar ini
berbanding lurus dengan penguatan kapabilitas manufaktur lokal BYD di Subang,
Jawa Barat. Lini produksi lokal yang merakit BYD Atto 1, BYD M6 EV, dan BYD M6
DM menjadi landasan strategis perusahaan dalam memenuhi peningkatan permintaan.
Dengan menghadirkan variasi produk
yang luas serta memproduksi unit secara domestik, BYD berhasil memperkokoh
ekosistem elektrifikasi dan memperluas daya saingnya di industri otomotif
Indonesia.
