SLUK BLUK OTO – BYD Indonesia kembali menegaskan
komitmennya dalam mendorong adopsi kendaraan energi baru (New Energy
Vehicle/NEV) dengan berpartisipasi pada ajang GIIAS Bandung 2026.
Kehadiran BYD di ajang otomotif
tahunan ini bertujuan untuk mendekatkan lini produk, teknologi Electric Vehicle
(EV), serta Dual Mode (DM) kepada masyarakat Jawa Barat.
Untuk menopang pertumbuhan pasar di
Jawa Barat, BYD Group telah mengoperasikan 20 jaringan diler resmi di Jawa
Barat dan menargetkan perluasan hingga 31 lokasi.
Langkah BYD di Jawa Barat semakin
kuat pasca diresmikannya fasilitas manufaktur pertama BYD di Subang pada 3
September 2026. Pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 150.000
unit per tahun dan menjadi pilar penting lokalisasi BYD di Indonesia.
Momen peresmian pabrik tersebut juga
ditandai dengan pelepasan unit BYD M6 DM sebagai kendaraan ke-100.000 yang
diproduksi secara lokal. Melalui peningkatkan produksi dalam negeri, BYD
berkomitmen menaikkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga 60% mulai
Januari 2027.
Pada GIIAS Bandung 2026 yang
mengusung tema “Green Future, Smart Emotion”, BYD memamerkan jajaran
model unggulan seperti BYD M6 EV 2026, BYD M6 DM, serta BYD ATTO 1 2026.
Pengunjung juga dapat mencoba langsung performa kendaraan elektrifikasi ini
pada sesi test drive.
Lini BYD M6 sendiri telah dipercaya
oleh lebih dari 28.000 keluarga di Indonesia. Model M6 EV produksi lokal kini
hadir dengan peningkatan kapasitas baterai yang mampu menempuh jarak hingga 450
km.
Melalui rangkaian inovasi produk,
penguatan rantai pasok lokal, dan jaringan purna jual yang luas, BYD terus
berupaya menyediakan pilihan mobilitas yang berkelanjutan bagi masyarakat
Indonesia.
