Ikuti Jejak Leluhur, Akio Toyoda Masuk dalam Automotive Hall of Fame

SLUK BLUK OTO - Akio Toyoda resmi dilantik ke dalam Automotive Hall of Fame pada 23 September 2026 di Detroit, Michigan.

Momen bersejarah ini menandai masuknya generasi ketiga dari keluarga Toyoda ke dalam aula kehormatan otomotif tersebut, menyusul pendiri Toyota Kiichiro Toyoda, mantan presiden Eiji Toyoda dan Shoichiro Toyoda, serta pencipta Toyota Production System, Taiichi Ohno.

Acara yang dihadiri lebih dari 700 profesional industri otomotif ini menjadi wadah bagi Akio Toyoda untuk menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam serta pesan persatuan bagi masa depan industri otomotif global.

Dalam pidato pengenalannya, Greg Penske dari Penske Automotive Group memuji kepemimpinan Akio yang mengawali masa jabatannya melalui serangkaian tantangan berat, seperti krisis keuangan global dan masalah penarikan kembali produk massal yang mengharuskan dirinya bersaksi di hadapan Kongres Amerika Serikat.

Penske mengapresiasi keberanian Akio yang memimpin dengan mempercayai nalurinya sendiri, menginisiasi tranformasi perusahaan dengan komitmen menciptakan mobil yang menyenangkan, hingga melatih dirinya menjadi master driver demi meningkatkan kualitas kendaraan Toyota.

Saat menerima penghargaan, Akio menegaskan bahwa kehormatan ini sejatinya milik hampir 400.000 karyawan Toyota di seluruh dunia, para dealer, pemasok, serta pelanggan yang terus memberikan dukungan.

Ia menekankan bahwa fokus utamanya selama memimpin bukanlah seberapa banyak mobil yang berhasil dijual, melainkan kebahagiaan yang dirasakan oleh para pemilik kendaraan saat menerima mobil mereka.

Ia mengingatkan bahwa industri otomotif adalah salah satu bidang pekerjaan paling luar biasa di dunia karena mampu memberikan kegembiraan nyata bagi masyarakat.

Hubungan Akio Toyoda dengan Amerika Serikat memang terjalin sangat erat sejak masa studinya di Babson College hingga penugasannya di NUMMI.

Pengalaman menghadapi krisis penarikan kembali kendaraan pada tahun 2010 menjadi salah satu titik balik terbesarnya, di mana ia secara pribadi mengambil tanggung jawab penuh atas nama perusahaan dan memilih untuk fokus kembali pada prinsip dasar Toyota, yaitu memproduksi kendaraan berkualitas tinggi.

Menutup pidatonya, Akio menyerukan pentingnya kolaborasi antar pelaku industri daripada sekadar persaingan, mengajak seluruh elemen di dunia otomotif untuk menyatukan kekuatan demi membawa dampak positif dan membangun masa depan mobilitas yang lebih baik secara bersama-sama.

 

Lebih baru Lebih lama