Nissan Bakal Bangkitkan Kembali City Car Pixo dalam Bentuk EV

SLUK BLUK OTO – Nissan berencana menghidupkan kembali nama Pixo, kendaraan perkotaan yang pernah dipasarkan di Inggris pada 2009, sebagai mobil listrik ramah lingkungan. Langkah ini dilakukan dengan memanfaatkan aliansi strategis bersama Renault alih-alih merancang platform kendaraan baru dari nol.

Nissan Pixo versi listrik akan dibangun di atas platform AmpR Small dan diproduksi langsung di lini perakitan pabrik Renault yang berlokasi di Novo Mesto, Slovenia, sebagai kembaran teknis dari Renault Twingo E-Tech.

Dari segi tampilan, prototip awal Nissan Pixo baru memperlihatkan bentuk bodi yang compact dan tegak layaknya Twingo, namun membawa sentuhan desain khas Nissan di bagian depan.

Penerangan utamanya dilengkapi daytime running light (DRL) berbentuk bulat yang terinspirasi dari gaya retro mobil-mobil ikonik Nissan era akhir 1980-an, seperti Figaro, Be-1, dan Pao.

Secara dimensi, mobil ini dirancang ringkas untuk mobilitas perkotaan dengan panjang 3.789 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.491 mm, serta jarak sumbu roda 2.493 mm.

Untuk performa, Pixo dibekali motor listrik tunggal pada roda depan yang mampu menghasilkan daya 60 kW dan torsi 175 Nm. Pasokan energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 27,5 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 262 km berdasarkan standar pengujian WLTP.

Kendaraan listrik mungil ini mendukung pengisian daya cepat DC 50 kW yang memungkinkan daya terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menit.

Selain itu, pengisian menggunakan daya AC 6,6 kW membutuhkan waktu 4 jam 15 menit, sementara opsi AC 11 kW dapat mempersingkat proses pengisian penuh menjadi 2 jam 35 menit.

Langkah Nissan dalam menghadirkan kembali Pixo merupakan strategi penting untuk menawarkan mobil listrik dengan harga lebih terjangkau di pasar Eropa, sekaligus merespons persaingan yang semakin ketat dari produsen otomotif asal China.

Rencananya, Nissan Pixo listrik akan dilepas ke pasar dengan kisaran harga di bawah 20.000 euro atau sekitar Rp400 jutaan sebelum penerapan insentif dan pajak di wilayah Eropa.

 

Lebih baru Lebih lama