BYD Masih Terus Kaji Peluang Kei Car Racco Dijual di Indonesia


SLUK BLUK OTO – BYD Indonesia hingga saat ini sedang mengkaji secara mendalam peluang untuk memboyong mobil listrik mungil BYD Racco ke pasar otomotif Tanah Air.

Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan serta menilai potensi permintaan konsumen dan peta persaingan di segmen kendaraan listrik kompak yang semakin diminati.

Head of PR & Government BYD Indonesia, Luther Panjaitan, menyatakan bahwa pihak perusahaan telah menggelar serangkaian survei guna mengukur sejauh mana ketertarikan masyarakat terhadap mobil listrik berkonsep kei car tersebut.

Hasil penilaian awal menunjukkan bahwa respons pasar di atas kertas terbilang sangat positif, di mana banyak pihak melihat BYD Racco memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu produk unggulan di Indonesia.

Meskipun tanggapan awal cukup menjanjikan, BYD tidak ingin terburu-buru dan tetap perlu melakukan kalkulasi matang mengenai proyeksi volume pasar serta total permintaan sebelum secara resmi memutuskan peluncurannya.

Luther menjelaskan bahwa studi komprehensif ini juga mencakup evaluasi terhadap penerimaan konsumen di pasar negara lain yang sudah lebih dulu memasarkan model serupa.

Apabila hasil kajian dan survei pasar dalam waktu dekat menunjukkan sinyal yang konsisten positif, BYD tidak menutup kemungkinan untuk segera membawa mobil ramah lingkungan ini ke Tanah Air.

Walau demikian, hingga kini manajemen BYD belum dapat membeberkan jadwal pasti mengenai kapan mobil listrik mungil ini siap dipasarkan secara resmi untuk konsumen Indonesia.

Secara teknis, BYD Racco sendiri telah diluncurkan dan dipasarkan di Jepang, negara yang menjadi salah satu basis terbesar untuk kategori kei car. Mobil perkotaan berkapasitas empat penumpang ini dirancang ringkas dengan dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda 2.520 mm.

Sektor performanya disokong oleh motor listrik penggerak roda depan yang sanggup memproduksi tenaga maksimal 47 kW atau setara 63 tenaga kuda dan torsi puncak 160 Nm.

Untuk menyuplai daya, BYD menyematkan baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan dua varian kapasitas, yaitu 22,4 kWh dan 35,84 kWh.

Berkat spesifikasi baterai tersebut, BYD Racco diklaim mampu menempuh jarak jelajah antara 210 kilometer hingga 320 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, menjadikannya kendaraan yang sangat ideal untuk menunjang mobilitas harian di kawasan perkotaan.

 

Lebih baru Lebih lama