Citroen Siap Bangkitkan Kembali 2CV


SLUK BLUK OTO - Pabrikan otomotif asal Prancis, Citroen, bersiap mengguncang ajang Paris Motor Show dengan menghidupkan kembali mobil legendaris mereka, 2CV, dalam wujud kendaraan listrik ramah lingkungan.

Setelah absen selama 36 tahun sejak masa produksinya berakhir pada tahun 1990, kehadiran kembali 2CV dikonfirmasi melalui serangkaian gambar godaan atau teaser yang diunggah di media sosial menjelang debut resminya pada 11 Oktober.

Dalam penampilan perdana ini, Citroen akan memperkenalkannya sebagai mobil konsep perkotaan murni, sementara versi produksinya dijadwalkan meluncur di pasaran pada tahun 2028.

Langkah Citroen ini menyusul tren kebangkitan desain ikonik retro dari produsen lain seperti Fiat 500 dan Volkswagen Beetle. Visual teaser yang dirilis memperlihatkan sejumlah elemen khas dari model klasik yang dikombinasikan dengan sentuhan modern.

Di antaranya adalah kap mesin bergaris, lampu depan LED semi-lingkaran yang menempel pada fender bulat, gagang pintu gaya retro, hingga lampu penunjuk arah pada pilar C.

Bagian depannya juga dihiasi oleh emblem ganda khas Citroen yang menyala terang. Mobil listrik perkotaan ini dirancang untuk menghadirkan kembali semangat 2CV asli dengan fokus pada kemudahan, aksesibilitas, serta pengalaman berkendara yang lebih manusiawi dan menarik.

Dari segi ukuran, mobil listrik ini diperkirakan memiliki dimensi yang lebih ringkas dibandingkan dengan crossover subkompak Citroen C3, sehingga diproyeksikan menjadi penerus logis bagi jajaran mobil perkotaan C1 dan C2 yang telah disuntik mati.

Citroen mengonfirmasi bahwa kendaraan ini akan menggunakan penggerak fully electric yang dibangun di atas platform khusus EV terjangkau sesuai regulasi Uni Eropa.

Platform ini kabarnya juga akan digunakan oleh model Fiat di masa depan. Direktur Eksekutif Citroen, Xavier Chardon, mengungkapkan bahwa versi produksi mobil ini ditargetkan memiliki banderol harga di bawah 15.000 euro atau sekitar Rp300 juta sebelum insentif. Hal tersebut menjadikannya sebagai mobil penumpang paling terjangkau dari Citroen.

Kehadiran 2CV versi modern ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga jawaban Citroen terhadap ketatnya persaingan di segmen mobil listrik murah Eropa. Model ini siap bersaing dengan para rival di kelasnya seperti Renault Twingo, Dacia Spring, hingga BYD Dolphin Surf.

Sebagai penghormatan terhadap sejarah, 2CV original yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1948 dikenal luas sebagai kendaraan rakyat yang tangguh, praktis, dan berhasil mencatatkan penjualan hingga 5,1 juta unit secara global.

Dengan transformasi menjadi mobil listrik masa depan, Citroen siap meneruskan warisan emas tersebut ke era mobilitas modern.

 

Lebih baru Lebih lama