SLUK BLUK OTO – Produsen otomotif asal Cina, Chery, kembali
mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap SUV Omoda 5 di
Malaysia setelah ditemukannya insiden lepasnya poros roda belakang (rear
axle) saat kendaraan sedang dikendarai.
Peristiwa yang terjadi di Johor Bahru pada awal
Oktober tersebut melibatkan model Omoda 5 rakitan tahun 2023 dan dilaporkan
tidak memakan korban jiwa. Kasus ini menjadi insiden kedua yang melanda model
yang sama, setelah kampanye recall serupa pernah dilakukan pada tahun
2024 yang saat itu mencakup sekitar 600 unit kendaraan.
Menanggapi kejadian teranyar tersebut, Chery bergerak cepat dengan melakukan investigasi bersama Departemen Pengangkutan Jalan (JPJ) Malaysia.
Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan bahwa
beberapa titik pengelasan pada komponen trailing arm di poros roda
belakang kurang memiliki kekuatan yang memadai, sehingga berisiko mengalami
keretakan atau patah ketika berada dalam kondisi berkendara yang ekstrim.
Pihak pabrikan menegaskan bahwa desain komponen
yang bermasalah tersebut sebenarnya sudah tidak lagi digunakan pada lini
produksi terbaru.
Meski demikian, guna menjamin keselamatan
konsumen, Chery meluncurkan program recall besar-besaran yang mencakup
hingga 8.878 unit Omoda 5 varian C dan H di Malaysia untuk diperiksa serta
diganti komponennya secara gratis jika ditemukan kerusakan.
Tidak hanya itu, Chery juga mengonfirmasi akan
mengaudit kendaraan rakitan tahun 2023 yang dipasarkan di negara-negara tujuan
ekspor lainnya.
Sebagai langkah ketat dalam menjaga standar
keselamatan jalan raya, Departemen Pengangkutan Jalan Malaysia memutuskan untuk
membekukan kelulusan tipe kendaraan (Vehicle Type Approval) bagi Omoda
5.
Kebijakan ini secara otomatis menghentikan
pendaftaran unit baru hingga seluruh proses investigasi teknis diselesaikan.
Penarikan ulang ini tentu menjadi tantangan besar bagi reputasi Chery di pasar
internasional, mengingat Omoda 5 sebelumnya dipasarkan dengan tawaran garansi
yang terbilang sangat panjang, yakni hingga 10 tahun atau 1 juta kilometer.
Dampak dari insiden berulang ini diharapkan
dapat segera diatasi oleh Chery melalui penanganan teknis yang menyeluruh serta
transparan demi mengembalikan kepercayaan para pengguna setianya.

