SLUK BLUK OTO - Tesla secara resmi memperkenalkan Roadster
generasi terbaru, sebuah mobil sport listrik berkinerja tinggi yang memadukan
teknologi otomotif tingkat lanjut dengan inovasi kedirgantaraan.
Peluncuran kendaraan dua penumpang
berwarna putih ini berlangsung dalam acara khusus di fasilitas pengujian SpaceX
yang berlokasi di McGregor, Texas, Amerika Serikat. Langkah strategis ini
menegaskan kembali ambisi Tesla dalam menghadirkan kendaraan masa depan yang
melampaui standar industri otomotif konvensional.
Keunggulan utama yang diusung oleh
Roadster terbaru terletak pada integrasi sistem pendorong (thruster)
berbasis teknologi roket hasil kolaborasi erat dengan SpaceX. Berkat pendorong
udara bertekanan tinggi tersebut, kendaraan ini mampu melaju dari nol hingga 60
mil per jam (sekitar 97 km/jam) dalam waktu kurang dari 0,8 detik.
Kepala Teknik Kendaraan Tesla, Lars
Moravy, mengungkapkan kecepatan puncaknya melampaui 230 mil per jam. Elon Musk,
merasa optimis bahwa kemampuannya dapat ditingkatkan hingga mendekati setengah
kecepatan suara.
Selain akselerasi fantastis,
teknologi pendorong tersebut memungkinkan kendaraan untuk melayang di udara dan
mendukung sistem penerbangan penuh pada varian tertentu.
Dari sisi daya jelajah, Roadster
dibekali baterai yang mampu menempuh jarak lebih dari 300 mil (sekitar 480 km)
dalam satu kali pengisian daya penuh. Meski berada di bawah target awal yang
sempat dijanjikan pada 2017, performa keseluruhan kendaraan tetap menjadi
capaian teknis yang signifikan bagi Tesla.
Perjalanan pameran dan pengembangan
Roadster terbilang panjang sejak versi pertamanya meluncur pada 2008 berbasis
sasis Lotus Elise. Setelah sempat tertunda dari jadwal rilis 2020, Tesla
menargetkan produksi massal Roadster generasi baru dimulai pada 2028.
Tesla telah membuka reservasi untuk
varian Performance dengan deposit 50.000 Dolar (sekitar Rp901 juta), varian
Thrust berteknologi penerbangan penuh dengan deposit 250.000 Dolar (sekitar
Rp4,5 miliar), serta varian eksklusif Rocket yang hanya tersedia melalui
undangan khusus.
Jika merujuk estimasi harga dasar 200.000
Dolar yang pernah dicantumkan sebelumnya, patokan tersebut setara dengan Rp3,6
miliar. Kehadiran Roadster diharapkan memperkuat kembali daya tarik lini produk
Tesla di tengah kompetisi pasar kendaraan listrik global.
