Bocor! BYD Seagull atau ATTO 1 Versi Terbaru Punya Dimensi Lebih Bongsor

BYD Seagull versi terbaru memiliki dimensi lebih besar dari pendahulunya

SLUK BLUK OTO - Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China baru saja merilis data sertifikasi terbaru yang mengungkap pembaruan generasi besar-besaran untuk BYD Seagull. 

Hatchback elektrik perkotaan yang sangat populer ini mendapatkan rombakan arsitektur yang signifikan, membuatnya tampil lebih besar dan bertenaga dibandingkan dengan model pendahulunya. 

Langkah ini menjadi strategi penting bagi BYD untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.


Punya Dimensi yang Lebih Bongsor

Perubahan paling mencolok pada pembaruan ini terletak pada dimensi fisiknya. BYD Seagull kini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu roda atau wheelbase juga melar menjadi 2.650 mm, yang berarti ada penambahan sebesar 150 mm dari model sebelumnya. 

Secara keseluruhan, panjang bodi mobil ini membengkak hingga 425 mm. Dengan transformasi fisik ini, ukuran BYD Seagull kini menjadi jauh lebih besar dan semakin mendekati saudaranya, BYD Dolphin.


Lompatan Performa dan Teknologi Baterai

Tidak hanya bodinya yang membesar, sektor dapur pacu juga mendapatkan peningkatan performa yang drastis. Motor listrik yang digunakan mampu memuntahkan tenaga puncak hingga 95 kW atau setara 127 hp. 

Angka ini merupakan lonjakan besar jika dibandingkan dengan motor 55 kW (75 hp) pada model terdahulu. Dengan tenaga baru ini, BYD Seagull versi terbaru diklaim mampu menyentuh kecepatan maksimal hingga 150 km/jam.

Untuk sektor penyimpanan energi, hatchback ini sepenuhnya mengandalkan sel baterai lithium iron phosphate (LFP) yang disuplai oleh Shaoxing FinDreams Battery Co., Ltd. Perusahaan komponen tersebut juga bertanggung jawab langsung dalam merakit paket baterai fungsionalnya secara utuh.


Bobot Kendaraan dan Opsi Kustomisasi

Peningkatan ukuran bodi dan kapasitas komponen tentu berdampak pada berat kendaraan. Dokumen regulasi mencatat bahwa varian standar memiliki bobot kosong atau curb weight sebesar 1.180 kg dengan berat total maksimal .155 kg. Sementara itu, untuk varian berspesifikasi lebih tinggi, bobot kosongnya meningkat menjadi 1.255 kg dengan massa total kendaraan mencapai 1.630 kg.

Guna memikat konsumen muda, pabrikan menyediakan berbagai opsi kustomisasi eksterior. Pembeli bisa memilih desain roda aerodinamis yang berbeda, hiasan fender, strip trim pada rok samping, serta beberapa pilihan lencana model regional.

Untuk mendukung stabilitasnya, semua varian yang terdaftar akan menggunakan ban standar dengan spesifikasi 205/60 R16 dan mengadopsi tata letak kabin lima penumpang.

Strategi Pasar Global dan Fitur Cerdas

Dalam menghadapi distribusi retail internasional, BYD menyiapkan beberapa nama berbeda tergantung wilayah pemasarannya. Di bawah ekosistem korporat BYD, mobil ini dikenal dengan nama BYD Atto 1, BYD Dolphin Surf, BYD Dolphin Mini, di samping nama utamanya yaitu BYD Seagull.

Pembaruan ini juga menyentuh aspek keselamatan dan teknologi berkendara. BYD menyertakan opsi kamera pembantu berkendara (assisted driving) yang terintegrasi pada dudukan lampu rem atas. Penambahan fitur ini memperkuat kabar sebelumnya mengenai pengujian jalan varian hatchback yang dilengkapi sensor Lidar.

Langkah agresif BYD dalam memperbesar dimensi dan performa Seagull ini dipicu oleh persaingan domestik pasar Tiongkok yang sangat ketat. Sebagai gambaran, pada Juni 2026, kompetitor utamanya yaitu Geely EX2 (Xingyuan) berhasil mencatatkan penjualan luar biasa sebanyak 33.359 unit. 

Sementara pada periode yang sama, BYD Seagull hanya membukukan penjualan retail sebesar 9.825 unit. Kehadiran versi terbaru yang lebih besar dan bertenaga ini diharapkan mampu membalikkan keadaan dan merebut kembali dominasi pasar.
Lebih baru Lebih lama