Tanpa Raungan Mesin Asli, Mercedes-AMG CLA 45 EV Andalkan Tiga Motor Listrik dan Simulator Suara Emosional

Mercedes-Benz AMG CLA 45 EV

SLUK BLUK OTO - Ajang Goodwood Festival of Speed 2026 menjadi saksi sejarah penting bagi perkembangan mobil sport dunia. Divisi performa asal Affalterbach resmi meluncurkan Mercedes-AMG CLA 45 4MATIC+ EV sebagai model tahun 2027. 

Peluncuran ini sekaligus menandai runtuhnya era mesin turbo 4-silinder legendaris milik Mercedes-AMG, karena lini performa tersebut kini telah bertransformasi sepenuhnya menjadi kendaraan listrik murni (EV). 

Guna menantang rival beratnya seperti BMW i4 M50, mobil listrik ini langsung diperkenalkan dalam dua varian bodi sekaligus, yaitu versi Sedan dan versi wagon khas Eropa yang dikenal sebagai Shooting Brake.


Mercedes-Benz AMG CLA 45 EV Menggunakan penggerak tri-motor

Sekarang Dilengkapi Tenaga dari Tri-Motor dan Bagaimana Kemampuan Daya Jelajahnya?

Demi menyajikan performa yang brutal, Mercedes-AMG menyematkan konfigurasi tri-motor atau tiga motor listrik pada dapur pacunya. Pengaturan canggih ini mengandalkan satu motor listrik berteknologi axial flux di as roda depan, yang kemudian dipadukan dengan dua motor listrik di as roda belakang untuk menghasilkan sistem penggerak semua roda (AWD). 

Kombinasi tersebut mampu memuntahkan tenaga masif hingga 671 dk dengan torsi puncak mencapai 1.759 Nm. Catatan performa di atas kertas menunjukkan bahwa mobil ini sanggup melesat dari 0 hingga 100 km per jam hanya dalam waktu 3 detik, atau bahkan 2,7 detik jika dihitung menggunakan metode 1-foot rollout.

Kecepatan tertingginya dibatasi secara elektronik pada 250 km per jam, namun dapat ditingkatkan lagi hingga 270 km per jam bagi konsumen yang memilih paket opsional AMG Dynamic Plus. Seluruh performa buas tersebut disuplai oleh baterai berkapasitas 94 kWh. 

Berdasarkan pengujian dengan siklus WLTP, varian Sedan memiliki daya jelajah yang sedikit lebih unggul karena mampu menempuh jarak hingga 670 km dalam sekali pengisian penuh, sedangkan varian Shooting Brake mencatatkan jarak tempuh hingga 640 km. 

Untuk urusan pengisian daya, Mercedes-AMG melengkapinya dengan arsitektur pengisian cepat DC berkekuatan 330 kW yang diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu 22 menit.


Meski EV, Mercedes-Benz AMG CLA 45 EV masih bisa mengeluarkan suara mesin bensin

Simulasi Sensasi Berkendara yang Tetap Emosional

Meskipun raungan khas dari mesin pembakaran internal 2.0L Turbo generasi lawas telah hilang, AMG mengakalinya dengan menyematkan fitur canggih bernama mode AMGForce S+. 

Fitur unik ini bertindak sebagai simulator performa murni yang dapat memproduksi simulasi suara asli dari raungan mesin pembakaran AMG generasi terdahulu, lengkap dengan efek interupsi perpindahan gigi fiktif. 

Tidak hanya dari segi suara, sensasi berkendara yang emosional juga didukung oleh fitur active seat shakers atau alat penggetar jok aktif pada area kabin. Komponen penggetar ini berfungsi memberikan umpan balik getaran fisik langsung ke tubuh pengemudi agar pengalaman berkendara tetap terasa hidup layaknya mengemudikan mobil sport bermesin konvensional.

Mercedes-Benz AMG CLA 45 EV menerapkan desain dengan visual agresif

Menerapkan Visual Agresif Berteknologi Aerodinamika Aktif dan Bagaimana Unsur Sporty Kabinnya?

Beralih ke sektor eksterior, visual bagian depan mobil kini dilengkapi panel Panamericana grille tertutup khas kendaraan listrik AMG, serta lampu utama berdesain grafis tiga bintang ikonik yang dipadukan dengan light strip horizontal.

Pada sisi samping, kesan kokoh dipertegas oleh penggunaan pelek berukuran 19 atau 20 inci yang mengawal sistem pengereman performa tinggi bermonoblok 6-piston. 

Menariknya, CLA 45 EV menjadi mobil pertama di kelasnya yang mengadopsi fitur aerodinamika aktif secara penuh, di mana varian Sedan dibekali power deployable rear spoiler yang bisa keluar-masuk secara otomatis, sementara varian Shooting Brake mengandalkan komponen roof-edge spoiler aktif. 


Mercedes-Benz AMG CLA 45 EV memiliki interior dengan nuansa sporty berpadu dengan kemewahan

Nuansa sporty juga terpancar kuat saat memasuki area interior berkat pengaplikasian jok bucket yang dibalut material kulit sintetis serta serat mikrofiber dengan aksen jahitan merah yang kontras. 

Pada bagian kemudi, pengemudi akan dimanjakan oleh lingkar setir model AMG Performance steering wheel yang dilapisi kulit Nappa. 

Menutup kemewahan di dalam kabin, sektor dasbor diramaikan oleh jajaran layar digital masif yang terdiri dari panel instrumen berukuran 10,25 inci, layar multimedia utama di bagian tengah berukuran 14 inci, serta satu layar khusus berukuran 14 inci yang dipasang tepat di hadapan penumpang depan.
Lebih baru Lebih lama