Mengenal Cara Kerja Smart Pedal pada Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid

 

SLUK BLUK OTO - Kehadiran Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid sebagai mobil hibrida pertama Daihatsu di Indonesia menandai langkah penting dalam memberikan kepraktisan berkendara di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.

Salah satu fitur utama yang menopang kenyamanan pengoperasian SUV kompak seharga Rp299.85 juta ini adalah teknologi Smart Pedal atau S-PDL.

Fitur ini dirancang khusus untuk menyederhanakan kontrol laju kendaraan melalui pendekatan yang intuitif, memungkinkan pengemudi mengatur percepatan sekaligus pengurangan kecepatan hanya dengan menggunakan satu pedal akselerator.

Cara kerja Smart Pedal berpusat pada dinamika penekanan dan pelepasan pedal akselerator. Ketika pengemudi menginjak pedal gas, sistem e-SMART Hybrid memberikan respon akselerasi yang instan dan responsif.

Sebaliknya, ketika tekanan pada pedal dikurangi atau dilepas secara bertahap, sistem secara otomatis melakukan deselerasi atau perlambatan secara halus. Mekanisme deselerasi ini terjadi akibat pengaktifan sistem regenerative braking.

Dengan sistem ini, pengemudi tidak perlu terus-menerus memindahkan kaki kanan dari pedal gas ke pedal rem, terutama saat menghadapi kondisi jalan raya yang padat dan memiliki pola berkendara stop-and-go.

Proses regenerative braking yang terintegrasi pada Smart Pedal tidak hanya berfungsi memperlambat laju kendaraan, tetapi juga berperan penting dalam efisiensi energi secara keseluruhan.

Saat kendaraan mengalami deselerasi akibat pelepasan pedal akselerator, energi kinetik yang dihasilkan dari putaran roda diubah menjadi energi listrik. Energi listrik tersebut kemudian disalurkan kembali untuk mengisi daya baterai hibrida.

Karena seluruh roda Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid digerakkan secara penuh oleh motor listrik sementara mesin bensinnya berfungsi sebagai generator pembuat listrik, optimalisasi konversi energi yang terbuang saat deselerasi menjadi sangat krusial untuk menjaga daya pasokan baterai tanpa perlu pengisian daya dari sumber eksternal.

Kendati memberikan kemudahan dalam mengontrol kecepatan secara presisi dan mengurangi rasa lelah selama perjalanan, teknologi Smart Pedal dirancang sebagai fitur pendukung kenyamanan dan efisiensi, bukan sebagai pengganti utama fungsi pengereman mekanis.

Pengemudi tetap diwajibkan menggunakan pedal rem konvensional ketika membutuhkan pengereman yang lebih kuat, saat ingin menghentikan kendaraan secara total, maupun dalam situasi darurat di jalan raya.

Kehadiran S-PDL yang dikombinasikan dengan sistem keselamatan Advanced Safety Assist (A.S.A.) memberikan keseimbangan antara kepraktisan, efisiensi bahan bakar, dan rasa aman yang optimal bagi pengendaranya.

Lebih baru Lebih lama