Hyundai Kenalkan Neira EV Sebagai MPV 7-Seater Konsep, Sekilas Mirip Merek Sebelah

SLUK BLUK OTO - Hyundai resmi memperkenalkan prototipe MPV listrik terbarunya, Hyundai Neira, dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Tampil berdampingan dengan lini kendaraan listrik Hyundai lainnya seperti Ioniq 3, Ioniq 9, dan Staria EV, Neira menarik perhatian sebagai MPV listrik murni pertama Hyundai yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia.

Versi produksi masal dari mobil keluarga bertenaga baterai ini dijadwalkan meluncur sebelum akhir tahun 2026.

Hyundai Neira rencananya akan diproduksi secara lokal di Indonesia dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) melebihi 60 persen.

Komitmen lokalisasi ini juga mencakup penggunaan baterai yang diproduksi di dalam negeri.

 

Sekilas Identik dengan KIA Carens Clavis EV

Dari segi teknis dan rancang bangun, prototipe Neira ada kemungkinan berbagi basis platform dengan Kia Carens Clavis EV yang telah beredar di India, namun telah mengusung identitas desain eksterior khas bahasa desain keluarga Hyundai terkini.

Wujud prototipe yang dipamerkan di GIIAS sudah tampak sangat mendekati versi produksi akhir.

Bagian depan didominasi oleh lampu LED horizontal full-width yang membentang di bawah kap mesin, dipadukan dengan lampu utama LED vertikal bertumpuk di bagian bumper.

Kisi-kisi atas tertutup rapat khas mobil listrik, dikombinasikan dengan aksen bumper insert berwarna perak dan proporsi tegak yang memberikan kesan kokoh ala SUV ketimbang MPV konvensional.

Pada bagian samping, Hyundai Neira memadukan garis atap panjang dan kaca jendela berukuran besar untuk memaksimalkan ruang kabin.

Karakter crossover diperkuat oleh fender kotak berselimut cladding hitam tebal, roof rail perak, serta side garnish kontras. Berbeda dengan tren gagang pintu tersembunyi, Neira memilih gagang pintu konvensional yang lebih praktis.

Velg alloy dual-tone mengusung desain lima palang aerodinamis yang terpasang bersama ban Hankook iON Evo AS, ban yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik.

Tampilan belakang menyelaraskan tema modern dengan lampu belakang LED vertikal yang menyambung hingga panel perempat belakang dan dihubungkan oleh strip lampu tipis di sepanjang pintu bagasi.

Bumper belakang yang kokoh lengkap dengan skid plate perak serta sensor parkir terintegrasi menandakan kesiapan mobil ini membawa fitur keselamatan komprehensif.

Meskipun spesifikasi teknis resminya belum diumumkan secara rinci oleh Hyundai, namun adanya unsur kedekatan dengan Kia Carens Clavis EV memberi gambaran performa yang menjanjikan.

Di India, Carens Clavis EV menawarkan opsi baterai 42 kWh dan 51.4 kWh dengan jarak tempuh klaim masing-masing 404 km dan 490 km, serta output tenaga antara 135 hp hingga 171 hp dan torsi puncak 255 Nm.

Pengisian daya cepat DC 100 kW mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 39 menit. Hyundai Neira diperkirakan memiliki dimensi panjang sekitar 4.550 mm, lebar 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 2.780 mm saat meluncur resmi di pasar otomotif Tanah Air kelak.

 


Lebih baru Lebih lama